Cara Menggunakan MACD dalam Trading Forex

Oke… hari ini saya akan coba untuk membahas mengenai indicator dasar yang cukup populer di kalangan para trader yaitu MACD. Seperti halnya Moving Average, MACD juga berguna untuk membantu trader mengenali trend ataupun juga sebagai alat bantu untuk mendapatkan sinyal untuk memasang posisi baru. Saya tidak akan membahas teori dasar dari MACD. Bagi anda yang belum pernah membaca teori dasar MACD, saya persilahkan untuk membaca terlebih dahulu di Stockcharts mengenai MACD ataupun mungkin website lain yang anda anggap mudah dimengerti. Bagi yang sudah tahu mengenai dasar MACD, lantas bagaimana mempraktekannya di dalam forex? Oke… Saya akan bahas satu persatu. Oke… sejujurnya, MACD adalah salah satu indicator favorit yang saya gunakan saat trading. Alasannya satu. Indicator ini saya anggap bisa mewakili puluhan indicator lainnya untuk menunjukkan trend, perubahan trend ataupun gejala-gejala lain dalam pasar.

Oke, Kegunaan pertama dari MACD adalah untuk mengenali Trend. Cara mudah untuk mengetahui trend melalui MACD adalah dengan melihat histogramnya.

Patokan pertama saya adalah melihat posisi histogram berada di atas garis tengah (garis 0) atau di bawahnya. Histogram di atas garis menandakan market sedang bullish, begitu pula sebaliknya. Contoh : Chart GBPUSD H1 selama beberapa hari terakhir.

macd-01

Patokan kedua saya adalah melihat tinggi rendahnya histogramnya. Bila histogram yang baru ketinggiannya di atas histogram selanjutnya, maka market cenderung naik, sedangkan bila histogram yang baru ketinggiannya di bawah histogram selanjutnya, maka market cenderung turun. Untuk lebih jelasnya saya akan berikan contoh dari chart di atas.

macd-02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *