Review Buku : Lazy Trader – Genius Trader oleh Secundo Lee

Secundo Lee adalah salah satu nama dari beberapa forex mentor yang mengadakan seminar di Indonesia. Saya pribadi pernah menghadiri seminarnya di Surabaya yang waktu itu masih tidak free (kita harus membayar Rp. 300.000 untuk seminar singkat selama 2 jam), dan terus terang saya cukup senang dengan sosok Secundo Lee ini. Di hampir semua seminar yang biasanya saya hadiri, biasanya pembicaranya akan lebih banyak menggunakan bahasa marketing dan agak muluk muluk yang bertujuan untuk membuat kita membeli produk atau mengikuti workshop mereka. Namun ini tidak saya temui pada Secundo Lee. Semua bahasannya adalah ilmiah dan sangat mendalam. Kelihatan sekali dia sangat expert di bidangnya. Tidak ada bumbu-bumbu penyedap pada kata-kata yang disampaikannya seperti halnya para pembicara di seminar lain. Hal inilah yang membuat saya suka dengan Secundo Lee. Oleh karena itu, waktu saya melihat ada buku barunya yang berjudul Lazy Trader – Genius Trader di Gramedia, iseng-iseng saya pun membelinya. Ini adalah buku kedua Secundo Lee setelah buku pertamanya dulu yang berjudul The Lazy Way of Forex Trading. Oke, langsung saja masuk ke dalam isi bukunya.

lazy trader genius trader
Buku ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Lazy Trader (131 halaman) dan Genius Trader (60 halaman). Lazy Trader berisi mengenai bagaimana pandangan yang benar mengenai forex trading, sedangkan Genius Trader berisi mengenai perjalanan Secundo dalam mencapai kesuksesannya . Bagian yang sebaiknya dibaca terlebih dahulu adalah Lazy Trader. Karena bagian inilah yang mengungkapkan dasar dasar pemikiran agar bisa menjadi forex trader yang berhasil.

Lazy Trader

Di awal bab, Secundo memberikan beberapa penjelasan disertai contoh agar kita paham sepenuhnya mengenai trading forex. Secundo menggunakan contoh trading forex ini seperti ibarat Maraton. Dalam maraton, yang terpenting bukanlah menjadi juara 1, tapi bisa bertahan sampai finish. Untuk bisa bertahan sampai finish, tentu dibutuhkan latihan serta mental yang kuat. Begitu pula halnya pada forex. Selain itu Secundo juga menekankan pentingnya passion dan keputusan kita dalam menjadikan forex sebagai pilihan hidup.

Di bab selanjutnya anda juga akan menemukan beberapa mitos dan fakta seputar forex, seperti contohnya hari baik untuk trading, analisa trading, dan lain sebagainya. Secundo juga menggaris bawahi pentingnya adanya komunitas untuk meningkatkan kemampuan kita. Di bab selanjutnya, dibahas mengenai Metamorfosis seorang Trader. Di bab ini, dikisahkan bahwa trader ibarat kupu-kupu. Bab ini dilengkapi dengan kisah perjalanan Secundo Lee sendiri yang seorang pencinta komputer sejak kecil dan awal bagaimana dia bisa terjun ke dunia forex yang bermula dari iseng.

Di bab selanjutnya, kita akan diajak untuk mengenali konsep Inem seksi dan Majikannya. Intinya di sini, Secundo ingin menekankan bahwa trading itu tidak harus melulu berada di depan komputer setiap saat. Karena terus berada di depan layar monitor mempunyai efek :

1. Berdampak buruk terhadap kesehatan

2. Kemungkinan menyabotase trading kita sendiri

3. Mempengaruhi suasana hati sehingga salah mengambil keputusan

Jadi ibaratnya untuk meningkatkan resiko keberhasilan, kita bisa mengandalkan asisten kita (si Inem) dengan cara memberikan instruksi padanya untuk melakukan trading dan mengawasinya untuk kita. Ini sesuai dengan kata-kata Secundo yang ada sisi dalam dari sampul bukunya yaitu :

5 menit sehari yang efektif untuk FOREX trading cukup untuk membuat Anda berhasil. Sisa waktunya? Nikmati hidup bersama keluarga, hang-out, atau kegiatan lain yang berguna.” —Secundo Lee

Di bab selanjutnya, ada dibahas mengenai hubungan antara Trader, Broker dan Investor. Di sini, kita perlu tahu syarat-syarat apa yang harus dipenuhi bila kita cuma ingin menjadi investor. Selain itu kita juga harus benar-benar paham secara penuh bagaimana Broker mendapatkan keuntungan, sehingga kita bisa lebih memahami big picture dari dunia forex.

Genius Trader

Pada bagian Genius Trader, Secundo langsung membahas mengenai Trading tingkat lanjut. Ada sejumlah pilihan yang bisa kita pilih untuk terjun dalam dunia forex yaitu membeli robot (EA), melakukan mirror trading (mengcopy posisi trader lain), PAMM, investasi pada teman sampai dengan cara belajar trading sendiri. Salah satu poin terpenting yang dijelaskan di bab ini juga adalah tidak adanya holygrail (Sistem trading yang sempurna dalam forex) (Baca artikel saya mengenai holygrail di post ini). Secundo Lee sendiri bahkan menggaris bawahi bahwa Market itu adalah random, karena dia pernah membuktikannya dengan matematika dan programming.

Di bagian Metodologi Trading, Secundo Lee menjelaskan secara garis besar bagaimana dia melakukan trading. Secundo Lee menekankan bahwa trading itu paling baik bila dijalankan secara semi otomatis. Karena menurut Secundo, yang menjadi faktor penentu keberhasilan dalam trading ada pada money management dan psikologi, bukan pada metode trading. Sedangkan untuk alat bantu pada Technical Analysis, Secundo mengandalkan :

– Support/Resistance

– Trend Line

– Moving Average

– Chart Pattern

Sedangkan untuk tools semi otomatis alias si Inem yang diceritakan Secundo, ternyata dishare oleh Secundo di website http://inemcerdas.com. Ini adalah versi terbaru dari EA Chartist yang sebenarnya dulu pernah saya dapat saat menghadiri seminarnya Secundo. Semua dishare secara gratis.

Teknik-teknik trading Secundo juga sedikit diperkenalkan di buku ini antara lain Bulletproof, Composite, Hayabusa, CATS dan COMMO. Selain itu Secundo juga punya website yang menghasilkan report hasil analisa market setiap harinya yang dapat dikunjungi di http://amygdalabuzz.com. Untuk berlangganan, biayanya adalah sebesar $49 / bulan.

Bagian terakhir dari Genius Trader berisi mengenai wawancara dengan Secundo Lee serta komentar-komentar para trader dari komunitas FXPod.

Review dari Saya :

Secara keseluruhan, buku ini lebih banyak tentang cerita perumpamaan-perumpamaan serta perjalanan Secundo Lee sendiri dalam forex. Jika anda mencari teknik trading forex, anda tidak akan menemukan apapun dalam buku ini. Akan tetapi semua paradigma dan mindset yang dijabarkan dalam buku, menurut saya cukup penting sebagai dasar yang kuat bila kita benar-benar mau sukses dalam forex trading secara jangka panjang.

Rate : 3.5 / 5

2 thoughts on “Review Buku : Lazy Trader – Genius Trader oleh Secundo Lee”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *