Belajar Price Action (Bagian 1) : Inside Bars Pattern

Semua trader forex tentu sedikit banyak tahu atau paling tidak pernah mendengar mengenai Price Action. Ini adalah teknik analisa chart untuk memprediksikan ke arah mana gerakan market ke depan. Bagi kamu yang belum tahu apa itu Price Action, saya akan jelaskan sedikit. Price Action adalah metode untuk mendeteksi gerakan harga tanpa indicator menggunakan pola yang sederhana ataupun kompleks menggunakan elemen elemen dasar dari chart (seperti garis horizontal, vertical, trend lines, fibo level, support / resistance level, dll). Pada awalnya mungkin metode ini kelihatan rumit, tapi sebetulnya tidak bila kita sudah memahaminya. Dari tahun ke tahun, metode ini semakin populer, terbukti ketika dibandingkan dengan metode yang menggunakan indicators.

Oke, pada postingan saya kali ini, saya akan membahas salah satu pola yang disebut dengan Inside Bars Pattern.

Pola Inside Bart terjadi ketika sebuah candle mempunyai body yang sepenuhnya berada di dalam candle sebelumnya (mother). Mother dan Inside Bar ini biasanya adalah pola yang cukup potensial untuk sinyal entry.

Ini adalah pola yang bisa berarti 2 hal, yaitu reversal (pembalikan arah), atau trend continuation (trend berlanjut)


Fig1_price_action_inside_bar1__1


Fig2_inbar_shema__1

Peraturan Inside Bar :

    Pola Inside Bar cukup efektif pada high timeframes, seperti H4 atau D1.
    Munculnya pola Inside Bar bisa berarti Trend Berlanjut atau Trend Reversal
    Tambahkan analisa lain untuk entry yang lebih akurat, seperti contohnya trend lines, support/resistance level, fibo level, pola Price Action lain, dll.
    Gunakan pending order untuk menghindari false signal
    Jangan gunakan pola Inside Bar berulang-ulang di flat market sebagai entry

Fig3_price_action_inside_bar1__2

Perhatikan, coba untuk mengidentifikasi dari inside bar yang valid dan tidak. Pada chart di atas, kita dapat melihat bullish candle terbentuk setelah ada gerakan menurun yang tajam. Biar bagaimanapun, candle ada di dalam batasan dari candle sebelumnya. Pola ini dikonfirmasi dengan fakta bahwa pola terbentuk di support level. Konfirmasi ketiga adalah market tidak dalam keadaan flat. Karena pola memenuhi beberapa kriteria dari rule (peraturan), sinyal ini bisa dikategorikan valid.

Menentukan Entry Point dan Stop Order

Jadi setelah kita mengidentifikasi pola tersebut valid, selanjutnya bagaimana kita masuk ke dalam market dan memasang stop order? Coba cek di gambar berikut ini

Fig4_price_action_inside_bar_buystop__1

Pertama, kita harus mempertimbangkan stop order berdasarkan aturan dengan mengambil contoh di atas :

    Tentukan Buy Stop Pending Order sedikit di atas nilai High dari mother bar (hanya beberapa pips di atas high, untuk konfirmasi)
    Tentukan Stop Loss Level di bawah support level, yaitu nilai Low dari Mother Bar. Ini untuk jaga-jaga saja, jika terjadi fake movement
    Tentukan Take Profit sedikit di bawah resistance level terdekat
    Jangan lupa bahwa inside bar mungkin saja berindikasi trend reversal atau trend continuation

Mencari Celah dari Harga Pasar dengan Analisa Volume (Bagian 1)

Oke, hari ini saya akan sedikit membuka rahasia dari teknik trading paling efektif yang selama ini digunakan oleh trader-trader profesional. Hari ini saya akan membahas mengenai Volume Analysis (analisa berdasarkan volume). Pertama-tama, saya ingin anda mengerti dahulu mengenai bagaimana cara harga bergerak turun dan naik. Untuk lebih mudah dipahami, saya akan menggunakan contoh-contoh dari sebuah simulasi.


analisa-volume

Sebagai contoh :
Pair : GBP/JPY
Harga saat ini : 172.354 bid, 172.379 ask (hanya contoh)
Nama dari para Market Maker (MM) yang sedang melihat harga : MM1, MM2, MM3
MM1 sudah pasang posisi BUY. Mereka sudah mempunyai 20 posisi buy dan menawarkan untuk dijual. Berikut adalah daftar dari harga penawarannya (Bid Price) :

172.600 (2 posisi)
172.750 (3 posisi)
173.100 (4 posisi)
173.300 (11 posisi) Continue reading Mencari Celah dari Harga Pasar dengan Analisa Volume (Bagian 1)

Yukiko Ikebe, Ibu Rumah Tangga Berpenghasilan 60 Miliar dari Forex

Hari ini, waktu saya lagi baca-baca di Facebook, tiba2 saya membaca sebuah postingan salah satu trader yang menyebutkan nama Yukiko Ikebe. Di sana dia menyebutkan bahwa Yukiko Ikebe dalam bukunya yang berjudul “The Secret of FX” mengatakan ada rahasia di dalam market, bahkan sampai-sampai buku ini di larang peredaran nya dan kemudian di tarik kembali karena di rasa sangat merugikan bagi Broker. Sebenarnya siapa sih Yukiko Ikebe ini?


yukiko ikebe

Sebenarnya berita mengenai Yukiko ini sudah cukup lama, yaitu tahun 2007. Pada saat itu media cukup gempar, karena diberitakan ada seorang ibu rumah tangga berumur 60 tahun di Jepang yang berhasil mengantongi keuntungan sebesar 800 juta yen (60 Miliar Rupiah kurs saat itu) hanya dari trading Forex. Hal ini baru terungkap setelah dia didenda dan masuk penjara akibat tidak membayar pajak.

Kendati demikian, kesuksesan Yukiko Ikebe ini tidak dicapai dalam waktu singkat. Dia memulai trading Forex sejak tahun 2000, setelah sebelumnya berkecimpung dalam commodity futures lewat broker selama beberapa tahun. Lewat analisa teknikal yang dipelajarinya sendiri, dia mendapatkan keuntungan yang konsisten secara fantastis. Yukiko yang juga sering dijuluki sebagai “Kimono Trader” ini, menghasilkan keuntungan sebesar 400 juta yen di commodity futures dan forex mulai dari tahun 2003 sampai 2005.

Menurut Yukiko, tidak ada uang mudah yang bisa didapatkan di pasar Forex. Para trader dan investor benar-benar harus bekerja keras dan terus belajar agar tidak terperangkap dalam pasar forex yang sangat volatile. Charting secara cepat menjadi passion yang meningkatkan kinerja perdagangannya, dan dia biasanya selalu melihat candle, Fibonacci retracements, dan RSI.

Belajar Moving Average (Bagian 2) – Fakta tentang Teknik MA Crossover

Saat kita pertama kali belajar Forex, kita tentu sering membaca atau mendengar tentang bagaimana cara masuk posisi menggunakan perpotongan 2 garis MA (Moving Average). Bagi yang tidak tahu strategi ini, bisa coba baca di strategi MA Crossover di link ini. Nah… Bagi para beginner yang baru belajar forex, tentu strategi ini kelihatan menjanjikan. Tapi apakah anda tahu bahwa sebenarnya itu hanyalah teori semata. Saya sendiri pernah mengetesnya menggunakan EA, dan hasilnya jauh dari kata memuaskan. Mengapa bisa begitu? Hal ini tentu mengacu lagi ke artikel yang saya tulis tahun lalu mengenai ada 3 macam gerakan pada market forex, yaitu gerakan Trending, Netral (In Range), dan Wild (Choppy). Strategi Moving Average ini sendiri hanya bagus diterapkan pada saat market sedang trending. Padahal market trending hanya terjadi sekitar 20-30% dari keseluruhan gerakan pasar. Apalagi hal paling sulit diketahui adalah kapan market sedang trending dan kapan market sedang netral berlangsung.

Oke.. Untuk memperjelas yang saya maksud, coba mari kita praktekan jurus MA Crossover tersebut pada market GBP/USD di timeframe M30 kemarin. Hasilnya adalah seperti di bawah ini.

gbpusd-20140924
Seperti gambar di atas, dari 5 sinyal yang diberikan ke 4 sinyal menghasilkan kerugian. Bila Stop Loss anda terlalu kecil, bahkan semua trade ini akan menghasilkan kerugian.  Continue reading Belajar Moving Average (Bagian 2) – Fakta tentang Teknik MA Crossover

3 Tips untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri anda saat Trading Forex

Karena pengaruh dari pasar mata uang yang tidak menentu, seringkali ini akan mempengaruhi psikologis kita. Oleh karena itu sangatlah penting untuk menjadi tangguh dan punya kepercayaan diri yang tinggi saat trading.

Pada dasarnya, kepercayaan diri adalah kemampuan untuk secara aktif untuk fokus pada performa yang lebih baik dan menghindari pikiran negatif seperti gelisah dan rasa takut. Tapi dengan pasar yang selalu berubah dan melihat loss saat trading terkadang membuat anda tidak bisa mempertahankan kepercayaan diri anda.

1. Fokuslah pada prosesnya

Hampir setiap forex trader yang saya tahu memilih trading sebagai profesinya, dan semua itu hanya untuk membuatnya terlihat seperti pekerjaan kantoran yang menghasilkan uang secara tetap. Akan tetapi terlalu fokus pada hasil dari trading akan dapat merusak mental anda secara keseluruhan.

Satu hal yang perlu diingat adalah market tidak dapat ditebak. Tidak ada cara yang bergaransi penuh bahwa kamu akan menang atau kalah. Semuanya masih merupakan probabilitas. Daripada berfokus pada hasil laba rugi, kenapa anda tidak mengerahkan fokus dan pikiran anda untuk memastikan anda patuh dan disiplin pada rencana trading yang anda gunakan. Continue reading 3 Tips untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri anda saat Trading Forex

Bagaimana Menghadapi Market Forex yang Acak

Coba kita pikir sejenak, apakah kita pernah membayangkan bagaimana sih cara casino bekerja dan menghasilkan uang? Setiap hari, Casino menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit, meskipun fakta menunjukkan bahwa para operator di casino tidak dapat memprediksi dengan pasti orang-orang mana yang memang akan kalah dan yang menang.

menang di kasino
Kalau dipikir-pikir. Bagaimana itu mungkin? Bukannya harusnya hasil yang tidak acak (random) lah yang dapat menuntun kita untuk mendapatkan keuntungan secara konsisten? Dan jika itu kejadiannya, bukannya harusnya hasil yang acak akan berujung ke keuntungan yang tidak konsisten?

Casino dapat secara konsisten menghasilkan keuntungan karena mereka mengerti bahwa di tiap permainan, casino mempunyai keunggulan yang tidak diketahui para pemain. Mereka mengerti bahwa dengan seiring waktu, hasil akhirnya akan menghasilkan keuntungan yang konsisten dan dapat diprediksi.

Seperti halnya casino, sebenarnya trader forex juga mirip. Trader berusaha menghasilkan keuntungan secara konsisten di sebuah kondisi market yang kelihatannya acak (random). Kuncinya adalah di probabilitas. Continue reading Bagaimana Menghadapi Market Forex yang Acak

Cara Menggunakan MACD dalam Trading Forex

Oke… hari ini saya akan coba untuk membahas mengenai indicator dasar yang cukup populer di kalangan para trader yaitu MACD. Seperti halnya Moving Average, MACD juga berguna untuk membantu trader mengenali trend ataupun juga sebagai alat bantu untuk mendapatkan sinyal untuk memasang posisi baru. Saya tidak akan membahas teori dasar dari MACD. Bagi anda yang belum pernah membaca teori dasar MACD, saya persilahkan untuk membaca terlebih dahulu di Stockcharts mengenai MACD ataupun mungkin website lain yang anda anggap mudah dimengerti. Bagi yang sudah tahu mengenai dasar MACD, lantas bagaimana mempraktekannya di dalam forex? Oke… Saya akan bahas satu persatu. Oke… sejujurnya, MACD adalah salah satu indicator favorit yang saya gunakan saat trading. Alasannya satu. Indicator ini saya anggap bisa mewakili puluhan indicator lainnya untuk menunjukkan trend, perubahan trend ataupun gejala-gejala lain dalam pasar.

Oke, Kegunaan pertama dari MACD adalah untuk mengenali Trend. Cara mudah untuk mengetahui trend melalui MACD adalah dengan melihat histogramnya.

Patokan pertama saya adalah melihat posisi histogram berada di atas garis tengah (garis 0) atau di bawahnya. Histogram di atas garis menandakan market sedang bullish, begitu pula sebaliknya. Contoh : Chart GBPUSD H1 selama beberapa hari terakhir.

macd-01 Continue reading Cara Menggunakan MACD dalam Trading Forex

Canggihnya EA Chartist – Si Inem Cerdas Buatan Secundo Lee

Beberapa bulan yang lalu setelah saya selesai membaca buku tulisan Secundo Lee, saya belum sempat mencoba EA terbaru buatan Secundo yaitu Chartist atau yang sering disebut Secundo sebagai si Inem Cerdas. Mengapa disebut dengan sebutan si inem cerdas? Karena EA ini diibaratkan adalah sebagai pembantu serba bisa dan seksi (ups… gak selalu seksi sih. wkwkwk) yang akan membantu kita untuk melakukan trading tanpa harus terus-menerus di depan monitor.

Baru beberapa minggu yang lalu, akhirnya saya punya kesempatan untuk mencobanya. Hasilnya, EA ini benar-benar membantu saya dalam trading. Seperti filosofi Secundo, trading memang harusnya dilakukan dengan santai tanpa harus berada di depan monitor sepanjang hari. Dan EA Inem Cerdas ini benar-benar membantu kita untuk lepas dari hal-hal yang bisa menguras emosi dan waktu tersebut.

EA ini menurut saya sangatlah canggih. Kalau biasanya EA yang lain hanya menetapkan stop loss dan taking profit pada harga yang fix, Inem Cerdas ini bisa membantu menjaga trading kita dengan nilai Stop Loss dan Taking Profit berdasarkan garis yang kita tentukan. Untuk lebih jelasnya coba lihat ilustrasi saya berikut ini.

Oke… Bagi yang sudah belajar mengenai price action, biasanya kita tentu tahu dengan apa yang namanya garis support dan resistance. Di garis-garis inilah, harga punya kecenderungan untuk menguji apakah akan terus melanjutkan trend-nya atau berbalik arah.

Dengan Inem Cerdas, maka kita bisa menyuruh si Inem untuk pasang posisi dekat dengan garis support / resistance. Contohnya seperti chart berikut ini.

trade-inem-chartist
Continue reading Canggihnya EA Chartist – Si Inem Cerdas Buatan Secundo Lee

Belajar Membuat EA (Bagian 2) – Membuat EA Sederhana

Setelah membaca mengenai dasar-dasar dari pemrograman MQL, sekarang marilah kita coba untuk praktek membuat EA yang sederhana. EA yang coba saya buat ini sangatlah sederhana. Logikanya begini :

EA akan melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah sudah ada posisi atau tidak di market. Bila tidak, maka EA akan  langsung memasang posisi baru. EA akan melakukan BUY bila harga penutupan (close) candle terakhir berada di atas garis Moving Average atau akan melakukan SELL bila harga penutupan (close) candle terakhir berada di bawah garis Moving Average.

Sebelum mulai membuat MQL, pertama-tama kita mesti memahami konsep dari strategi trading yang akan kita buat EA-nya. Dalam setiap strategi trading yang ingin dibuatkan EA-nya, kita perlu mengetahui :

– Indikator apa yang digunakan?
– Bagaimana cara OP (Open Posisi) ke dalam market ?
– Bagaimana cara Exit baik itu TP (Take Profit) maupun SL (Stop Loss) ?

Langkah 1 – Buat Template

Sebelum memulai coding, pertama-tama kita mesti membuat templatenya terlebih dahulu. Template di sini sangatlah penting untuk memudahkan kita memahami dengan cara kerja dari EA tersebut. Template ini juga akan membantu pada saat backtesting nanti. Dari contoh di atas, saya akan membuat templatenya terlebih dahulu. Caranya tinggal menempelkan 1 garis MA (saya menggunakan MA periode 30). Setelah selesai membuat template, jangan lupa untuk menyimpan template tersebut. Continue reading Belajar Membuat EA (Bagian 2) – Membuat EA Sederhana

Review Buku : Lazy Trader – Genius Trader oleh Secundo Lee

Secundo Lee adalah salah satu nama dari beberapa forex mentor yang mengadakan seminar di Indonesia. Saya pribadi pernah menghadiri seminarnya di Surabaya yang waktu itu masih tidak free (kita harus membayar Rp. 300.000 untuk seminar singkat selama 2 jam), dan terus terang saya cukup senang dengan sosok Secundo Lee ini. Di hampir semua seminar yang biasanya saya hadiri, biasanya pembicaranya akan lebih banyak menggunakan bahasa marketing dan agak muluk muluk yang bertujuan untuk membuat kita membeli produk atau mengikuti workshop mereka. Namun ini tidak saya temui pada Secundo Lee. Semua bahasannya adalah ilmiah dan sangat mendalam. Kelihatan sekali dia sangat expert di bidangnya. Tidak ada bumbu-bumbu penyedap pada kata-kata yang disampaikannya seperti halnya para pembicara di seminar lain. Hal inilah yang membuat saya suka dengan Secundo Lee. Oleh karena itu, waktu saya melihat ada buku barunya yang berjudul Lazy Trader – Genius Trader di Gramedia, iseng-iseng saya pun membelinya. Ini adalah buku kedua Secundo Lee setelah buku pertamanya dulu yang berjudul The Lazy Way of Forex Trading. Oke, langsung saja masuk ke dalam isi bukunya.

lazy trader genius trader
Buku ini dibagi menjadi 2 bagian, yaitu Lazy Trader (131 halaman) dan Genius Trader (60 halaman). Lazy Trader berisi mengenai bagaimana pandangan yang benar mengenai forex trading, sedangkan Genius Trader berisi mengenai perjalanan Secundo dalam mencapai kesuksesannya . Bagian yang sebaiknya dibaca terlebih dahulu adalah Lazy Trader. Karena bagian inilah yang mengungkapkan dasar dasar pemikiran agar bisa menjadi forex trader yang berhasil. Continue reading Review Buku : Lazy Trader – Genius Trader oleh Secundo Lee